Usut Dugaan Penyelewengan Kemah Pemuda Islam 2017 Di Pemuda Muhammadyah & Ansor

0
49

MMORR.NEWS – Polisi menyelidiki dugaan penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan Kemenpora tahun 2017. Kasus dugaan penyimpangan anggaran tersebut dilaporkan pekan lalu.

“Betul (ada laporan soal itu),” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Senin (19/11/2018) di kutip detik.
Adi tak menyebutkan pelapor kasus tersebut karena dilindungi undang-undang. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. “Nggak boleh. Pelapor tindak pidana korupsi dilindungi,” ujar dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi sudah berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan barang bukti kasus tersebut berupa daftar isian pelaksanaan anggaran dan proposal pengajuan kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia. Polisi juga telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak Kemenpora.

Pada hari ini, polisi juga memanggil tiga pihak dalam kasus tersebut, yaitu Ahmad Fanani dari ketua kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah (PM), Abdul Latif dari Kemenpora, dan Safarudin dari ketua kegiatan dari GP Ansor.

Adi Deriyan mengatakan Ahmad Fanani tidak datang dalam pemanggilan ini, sementara dari pihak Kemenpora dan Safarudin dari GP Ansor datang.

Sementara itu saat di hubungi terpisah, Koordinator Pusat Front Pemuda Islam Indonesia (Korpus FPII) L. Agus mengatakan, semua warga negara sama di depan hukum termasuk termasuk aktifis pemuda dari organisasi manapun yang punya pengaruh besar di negeri ini.

“Memang sering kali kegiatan seperti ini berdasarkan pengalaman, agak rawan karena proses pengawasan dan manajemennya lemah. Harusnya memang sebagai pemuda pendobrak perubahan memberi contoh gerakan melawan korupsi di mulai dari institusi candaradimuka pemuda sehingga ketika suatu saat di beri amanah melanjutkan estafet kepememimpinan negeri ini, gerakan anti korupsi sudah menjadi budaya”, sebut Agus, Selasa (20/11/2018).

Kata dia, FPII mendukung proses penegakan hukum pada para aktifis pemuda ini sehingga menjadi pelajaran berharga bagi kelompok lain, jangan main-main dengan anggaran negara di tengah kondisi rakyat yang sedang prihatin karena ekonomi yang sedang lemah imbas perekonomian global yang lesu dan perang dagang dunia, pungkas Agus.****

Source : Kliaktifis.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here