Ulama Perempuan, Mendukung Kampanye Anti Hoax

0
73

MMORR.NEWS – Kampanye anti hoax yang dilakukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, saat ini masif dilakukan di Indonesia terutama di pesantren-pesantren. Kampanye ini melibatkan para ulama dan mendapat dukungan serta apresiasi dari semua pihak.

Dukungan penuh tersebut, kali ini datang dari kalangan ulama perempuan, para ustadzah dan para nyai di Pondok Pesantren.

Mardiyatul Muflihah, Pengasuh Pondok Pesantren Sinar Islam Jawa Barat mengatakan, pihak sangat kagum dengan gerakan yang dilakukan Kapolri, terutama dalam memberantas Hoax.

Ia menjelaskan, hoax alias kabar bohong, yang menyebar dan  kemudian dipercayai publik, akan berdampak sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat maupun domestik.

“Hoax adalah kebohongan yang dikabarkan secara sistematis, bahkan bisa jadi sengaja diproduksi untuk tujuan pecah belah. Jadi memerangi hoax itu berbobot ibadah.” kata Mardiyatul Muflihah.

Tidak hanya itu, Mardiyatul Muflihah juga mendukung serta mengapresiasi langkah Kapolri yang telah menjauhi fitnah, dan meninggalkan ghibah yang keduanya merupakan bagian dari gerakan anti hoax.

“Kita apresiasi dan dukung langkah Pak Tito ini,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Sinar Islam Jawa Barat kepada Jurnalis dalam keterangan tertulisnya.

Senada, Tokoh Intelektual Bengkulu, Dr. KH. Heri Eriana di tempat yang sama juga menambahkan, berperang melawan hoax, adalah gerakan yang mulia. Sambung Heri, sesungguhnya sudah merupakan tugas melekat para ulama.

Masih menurut Heri, jika kini pihak Kepolisian begitu gencar melakukan kampanye gerakan anti-hoax, maka sudah seharusnya, para ulama juga  mendukung gerakan tersebut.

“Tanpa dilibatkan secara resmi pun seharusnya gerakan ini didukung ulama. Apalagi ini ulama dilibatkan oleh Pak Tito Karnavian. Jadi memang tidak bisa tidak, ulama harus ambil bagian dalam perang melawan hoaks ini,” kata Heri saat memberikan komentar kepada Jurnalis.

Informasi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam beberapa bulan terakhir ini, gencar menggerakan kampanye anti hoax. Gerakan yang dilakukan Kapolri ini, mendapat dukungan dari berbagai element masyarakat, khususnya dari para kyai, santri sampai para ulama perempuan. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here