Tuduh Ormas Islam Runtuhkan NKRI. Hima Persis : Tito Karnavian Telah Rusak Integiritas Polri

0
365

Mmorr.news – Beredarnya video Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Tito Karnavian tentang instruksi kepada seluruh jajaran kepolisian diberbagai tingkat untuk bersinergi dan mendukung secara maksimal NU dan Muhammadiyah telah merusak integritas dan citra Institusi Polri.

Pasalnya dalam penyampaian keterangannya bahwa kerjasama dengan organisasi lain berada pada nomer sekian hingga Kapolri dengan tegas telah menuduh organisasi diluar NU dan Muhammadaiyah hendak merontokan NKRI.

“Intruksi atau pernyataan itu tentulah sangat tendensius dan sangat tidak layak terucap sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia”, tegas Zein Abdurahim, Ketua PW Hima Persis DKI Jakarta dalam keterangannya pada redaksi, Senin (29/01)

Menurut Zein, Pernyataan itu tentu pula sangat memalukan dan memilukan karna menunjukan betapa tidak mengertinya seorang Jendral Besar bahkan telah dianugrahkan gelar Professor yang tidak mengerti tentang sejarah Republik Indonesia. Pernyataan itu telah membuat rusaknya integritas Polri yang dipimpin pak Tito Karnavian.

Dilain hal sebagai Kapolri tidak perlu mengintruksikan kepada seluruh jajarannya kepolisian diberbagai tingakat untuk senantiasa optimal bekerjasama dengan NU Muhammadaiyah. Karena diseluruh wilayah Indonesia tidak selalu ada NU dan Muhammadiyah.

“Masih banyak organisasi besar yang lahir sebelum itu dan berkontribusi besar hingga sekarang untuk Negara dan Bangsa. Sebagai Kapolri tentu yang harus di optimalkan bekerjasama dalam menjalankan tugas-tugasnya adalah masyarakat baik Muslim maupun non Muslim”, beber Zein.

Lanjut dia, Sesuai dengan UU No. 2 tahun 2002 tugas pokok kepolisian adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, menegakan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Bukan justeru sebaliknya, memberikan tuduhan-tuduhan absurt yang merendahkan posisinya sebagai Polri.

Dilain hal intruksi itu bukan hanya merusak integritas Institusi Polri, hal yang paling dihawatirkan intruksi itu sangat berbahaya akan merusak bahkan mengancam perpecahan / benturan umat Muslim.

Umat Muslim tidak perlu lagi dikotak-kotakan karna sudah kotak. Kotaknya hanya satu yaitu umat Muslim dan Organisasi Muslim. 212 adalah milik masyarakat Muslim bukan organisasi Muslim / Islam.

Sehingga dalam hal ini HIMA PERSIS DKI JAKARTA mengingatkan Kapolri supaya pernyataan itu ditarik kembali sehingga tidak lagi mencenderai integritas Polri dan meredam perpecahan.

Kami ingatkan seluruh mahasiswa khususnya kader Hima Persis supaya jernih dalam menilai dan tidak terprovokasi atas tuduhanhan palsu itu.****

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here