Tiket Pesawat Mahal, GEMURA Desak Presiden Copot Menteri Perhubungan

0
145

Sekretaris Jenderal DPP Gemura, Munip Aryadi mendesak agar Menteri Perhubungan mundur dari jabatannya dan merevisi regulasi terkait dunia penerbangan. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri diskusi Kebangsaan DPP GEMURA yang digelar pada Sabtu (2/3/2019), di Resto Pempek Kita, Duren Tiga, Jakarta.

“Kita tahu bahwa setiap kenaikan tarif transportasi selalu memilikinya alasan, yang paling rasional adalah harga bahan bakar. Namun, saat ini faktanya tidak ada alasan yang logis atas kenaikan tarif tiket penerbangan, padahal harga avtur sudah turun,” ungkapnya.

Naiknya harga tiket pesawat menjadikan efek domino yang berkepanjangan karena transportasi udara telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Selain itu, masyarakat di negara kepulauan seperti Indonesia selalu memerlukan transportasi udara untuk menuju lintas pulau dengan waktu yang singkat.

“Efek domino tersebut juga terlihat pada sektor pariwisata. Dengan adanya kenaikan harga tiket pesawat, akan membuat lesu potensi wisatawan yang berkunjung ke berbagai tempat di Indonesia, padahal target pemerintah terhadap jumlah wisatawan tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ada ketidaksinkronan antara Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata,” katanya.

DPP GEMURA dengan tegas meminta kepada KPPU dan DPR untuk serius melakukan investigasi terkait kenaikan harga tiket pesawat yang tidak wajar ini.

“Kami merasa adanya indikasi kartel yang bermain dalam kenaikan harga tiket ini, mengingat hanya ada 2 perusahaan maskapai yang menguasai jasa penerbangan sipil di Indonesia. Lebih jauh lagi, kami menduga ada kaitannya dengan kontestasi pemilu yang membutuhkan dana sangat besar,” paparnya.

Perusahaan maskapai tersebut, katanya merupakan perusahaan yang dimiliki oleh organ yang mendukung calon presiden.

“Dugaan ini bukan tanpa alasan, karena satu perusahaan adalah plat merah dan satunya lagi dimiliki oleh tokoh politik pendukung utama petahana, bahkan yang bersangkutan saat ini masih menjabat sebagai dubes di malaysia dan sebelumnya adalah salah satu anggota wantimpres,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here