Tekan Penyebaran Virus Corona, Masyarakat Bima Diimbau Tak Mudik

0
394

Tangerang – Masyarakat Bima di Kabupaten Tangerang dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas mudik lebaran Idul Fitri selama masa pandemi virus corona (covid-19).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Masyarakat Bima (DPD-BMMB Kabupaten Tangerang) Anhar Patikawa mengatakan, himbaun itu untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang tengah melanda Indonesia.

“Yang mau mudik ditahan dulu, sayangi keluarga di kampung dengan tidak pulang kampung dulu selama pandemi virus corona ini,” kata Anhar di Tangerang, Jumat 10 April 2020.

Selain himbauan tidak mudik lebaran, warga Bima juga dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan penanganan covid-19 dari Kementerian Kesehatan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, menerapkan social distancing dan Physical Distance.

“Taati aturan pemerintah, jangan dulu ngumpul-ngumpul dengan teman atau keluarga ini untuk membatasi penyebaran virus itu (Covid-19),” kata Dia.

Menurut Anhar, peranan semua elemen masyarakat sangat penting dalam penanganan virus corona. Kinerja pemerintah tidak akan makasimal kalau tidak dibarengi dengan tingkat kedisiplinan masyarakat Indonesia.

“Mari kita sama-sama dengan pemerintah tangani virus ini, semoga virus ini cepat berlalu,” tutur Anhar.

Anhar mengharapkan, virus corona ini cepat berlalu agar masyarakat Indonesia bisa kembali berkativitas normal seperti sebelumnya.

“Insyallah kalo bahu-membahu kita semua bisa melawan virus corona ini, agar kita bisa kembali berkativitas normal lagi,” kata Anhar.

Kasus pasien positif virus corona di Indonesia semakin meningkat setiap harinya, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan per Jumat 10 April 2020 kasus pasien postif virus corona di Indonesia sudah mencapai angka 3.512 orang. Data pasien positif virus corona di Provinsi Banten sudah mencapai angka 243 orang. Sementara pasien positif virus corona di Nusa Tenggara Barat (NTB) 25 orang.