Soal Summum Bukmun, Ma’ruf Amin Di Laporkan Ke Bawaslu RI

0
325

MMORR.NEWS – Forum Tunanetra  atau Komunitas Disabilitas banyak diberitakan menuntut dan melakukan protes keras terhadap KH. Ma’ruf Amin atas pernyataan politiknya selaku Cawapres, yang menyatakan bahwa “Pihak-pihak yang kerap mengkritik kinerja Presiden Jokowi sebagai orang-orang budek (tuli) dan buta.”

Hal tersebut disampaikannya pada acara Peresmian Posko dan Deklarasi Relawan Barisan Nusantara (Barnus) di kawasan Cempaka Putih Timur, Jakarta. Sebagaimana banyak diberitakan pula di media massa, antara lain di Detik News pada tanggal 10 November 2018 serta di media massa Tempo pada tanggal 12 November 2018.

Sehubungan dengan pernyataan KH. Ma’ruf Amin tersebut maka Advokat Senopati 08 melaporkan KH Ma’ruf Amin ke Bawaslu. Bonny Syahrizal, S.H saksi pelapor mengatakan, hal ini telah menimbulkan banyak kritikan dan protes keras.

“Selain berasal dari para penyandang disabilitas itu sendiri, yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Juga datang dari tokoh-tokoh nasional maupun elemen-elemen masyarakat lainnya”, sebut Bonny di Bawaslu RI Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Menurut Bonny, sangatlah disayangkan apabila dalam hal ini seorang Cawapres yang juga seorang Ulama dalam membuat pernyataan namun dengan tidak menjaga lisannya. Bahkan patut diduga telah melakukan penghinaan terhadap para penyandang disabilitas, dengan menjadikannya sebagai bahan pembanding dan/atau bahan ejekan di ralam narasi politiknya.

Atas hal tersebut tambah Bonny, sesuai hukum dan Ketentuan yang berlaku, bersama ini melaporkan perbuatan daripada Cawapres Nomor Urut 01 KH. Ma’ruf Amin tersebut ke Bawaslu RI.

Dengan dugaan telah melakukan penghinaan terhadap golongan masyarakat penyandang disabilitas, melakukan penghasutan terhadap perseorangan ataupun masyarakat, serta mengganggu ketertiban umum. Sebagaimana diatur di dalam Pasal 280 ayat (1) butir c, butir d, dan butir e Jo. Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum (Pemilu).demikian Bonny.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here