Sindir Presiden Jika Tak Copot Moeldoko, Cipayung Plus Ancam Akan Kumpulkan Koin Untuk Jokowi “Nyapres”

0
392

MMORR.NEWS – Ratusan aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta dan BEM DKI Jakarta yang terdiri dari berbagai macam elemen dan BEM Universitas melaksanakan ‘longmarch’ dari Jln Sam Ratulangi menuju titik aksi unjukrasa di depan Istana negara Jumat (09/03/2018).

Aksi yang dilakukan ini terkait dengan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Jenderal (Purn) TNI Moeldoko, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Dalam aksi ini Bintang Wahyu Saputra Korlap aksi mendesak Presiden Joko Widodo dan Wspres Jusuf Kalla mencopot Moeldoko secara tidak hormat karena telah banyak melanggar UU dan Peraturan Negara

Dalam aksinya kali ini massa gabungan Cipayung Plus DKI dan BEM DKI juga membentangkan spanduk yang bertuliskan “Cipayung Plus dan BEM DKI Bubarkan KSP” dan “Copot Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan”.

Aksi ini sebagai bentuk protes karena dalam menunju Pilpres 2019 KSP sudah mulai berubah peran dan fungsinya yang telah diatur dalam peraturan, Cuitan yang diunggah oleh Akun Twitter resmi KSP tentang PDIP kembali memberikan dukungan kepada Joko Widodo telah melupakan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aturan lainnya.

Selain itu KSP juga disinyalir telah menerima berkas relawan Joko Widodo pada pilpres 2019 di Istana Negara dan ini adalah menunjukan keberpihakan KSP selaku Aparatur Sipil Negara dalam momen politik praktis,  dengan menabrak Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) maka

“Jika hari ini pak Moeldoko tidak di copot kami mengindikasikan Pak Jokowi yang menyuruh Pak Moeldoko memakai fasilitas negara untuk pemilu praktis 2019, maka kami hari minggu nanti di Car Free Day akan mengadakan penggalanan dana untuk Pak Jokowi nyapres kembali namun tidak memakai fasilitas negara dengan tema Koin untuk Jokowi Capres 2019”, lanjut dari Bintang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here