Selenggarakan Penyuluhan Tentang Anak, PKM Unpam Gandeng P2TP2A Kabupaten Bogor

0
119

MMORR.NEWS – Lembaga Pengadian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang dan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA), selasa (27/03) menggelar kegiatan penyuluhan tentang anak di SMPN 2 Tenjo Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Dalam kegiatan itu, Dosen Universitas Pamulang, Feb Amni Hayati menuturkan, posisi anak di Indonesia dilindungi oleh negara, masyarakat dan dilindungi oleh keluarga. Meski begitu, Ia menjelaskan, setiap anak juga harus bisa melindungi dirinya sendiri.

Pengertian diri sendiri, kata Feb Amni Hayati menjelaskan, dalam pada bagian-bagiab tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, kecuali dirinya sendiri.

“Anak harus bisa memahami bahaya yang ditimbulkan, akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang lain, baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan seksual.” kata Dosen Universitas Pamulang tersebut, saat memberikan materi diacara Penyuluhan.

Dihadapan para siswa/siswi SMPN 2 Tenjo Kabupaten Bogor itu, Sekertaris Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) Kota Tangerang Selatan itu juga menambahkan, seorang anak juga harus bisa memahami bahaya adiksi internet dan juga bahaya pornografi.

“Kecanduan pornografi pada anak dapat menimbulkan, kerusakan otak terutama pada, lima bagian otak, lebih besar dari kerusakan otak yang disebabkan oleh narkoba atau kecelakaan fisik,” tambah Feb Amni Hayati dalam keterangan tertulis seperti diterima redaksi di Jakarta.

Perdalam Pengetahuan

Senada, Euis Kurniasih Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak, Kabupaten Bogor menambahkan, diera informasi ini, anak harus mengetahui tentang pencegahan terhadap kekerasan pada anak dan bahaya pornografi.

Menurut Euis, untuk dapat melindungi diri sendiri, maka si anak harus memperdalam pengetahuan, terutama pengetahuan tentang agama, dan budi pekerti.

Ia juga menyarankan agar, para anak ini bisa melatih keberanian untuk berkata tidak pada perbuatan menyimpang, serta berani melaporkan setiap kejadian kekerasan maupun pelecehan seksual kepada pihak berwajib.

“Untuk melindungi diri sendiri, anak harus memperdalam pengetahuan tentang agama, dan budi pekerti, serta harus bisa melatih keberanian untuk berkata tidak pada perbuatan menyimpang. Serta berani melaporlan setiap kejadian kekerasan kepada pihak berwajib,” tegas Euis Kurniasih, saat memaparkan materi diacara Penyuluhan.

Dalam acara penyuluhan itu, hadir Ketua P2TP2A Kabupaten Bogor Euis Kurniasih, Sekertaris P2TP2A Kota Tangerang Selatan, Feb Amni Hayati, Praktisi Pendidikan, Eko Susetyo. Ketua PKM Unpam Lia Asmalah, Ana Septia Rahman, Chepi Safei Jumhana, Denok Sunarsih, Nurmin Arianto, Iis Noviyanti, Ibrahim Bali Pamungkas, Zackharia Rialmi, dan Aden Prawiro Sudarso.

Kepala Sekolah SMPN 2 Tenjo Kabupaten Bogor, Kosasih menyambut baik dan mengapresiasi atas digelarnya kegiatan penyuluhan tersebut. Ia menjelaskan, dari materi penyuluhan tersebut, baik murid dan guru di sekolah mendapatkan pengalaman yang bermanfaat.

“Murid, guru dan sekolah, mendapat pengalaman dan pembelajaran yang sangat bermanfaat untuk melindungi siswa dari tindakan kekerasan,” ungkap Kepala Sekolah, Kosasih.

Tidak hanya itu, Ia juga merasa berterima kasih kepada PKM Tim Dosen Univeristas Pamulang yang bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Kabupaten Bogor. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here