Renas 212 Jokowi: Isu Hoax dan PKI Pemainan Elit Pemerintahan

0
435

MMORR.NEWS – Beberapa pekan terakhir jelang perhelatan politik pendaftaran calon Presiden, Jokowi kembali diisukan terkait dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Menanggapi isu tersebut Presiden Jokowi dalam sebuah kesempatan dengan tegas mengatakan itu ngawur, lucu dan tidak logis. 

“Itu isu murahan, berita hoax yang terus di produksi ulang dan tidak bertanggungjawab dan di goreng oleh elit politik tertentu yang hanya bertujuan mendelegitimasi pemerintah untuk meraih keuntungan, intensif politik”, sebut Nasir Koordinator Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI) dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/03/2018).

Menurut Nasir, masyarakat jangan mudah percaya berita fitnah, berita bohong dan penyebaran kebencian. Salah satunya, tentu saja kabar bohong yang menyebut Jokowi terlibat PKI. Ini ulah orang-orang yang tidak yang tidak bertanggungjawab saja itu sebab survey Jokowi sebagai Capres 2019 masih yang tertinggi. 

“Makanya ada ada sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab menggunakan isu PKI untuk menurunkan elektabilitas Presiden Jokowi”, tegasnya.

Nasir menegaskan, PKI dibubarkan tahun 1965, sementara Jokowi Lahir tahun 1961, masa ada anggota PKI Balita, canda Nasir.

Tahun 2016 Badan Intelijen Negara (BIN) sudah mengeluarkan produk intelijen terkait profil pejabat negara termasuk Presiden Jokowi. Dan hasilnya tidak ditemukan bukti Jokowi dan orang tuanya terlibat PKI. 

BIN telah melakukan penelusuran dan penyelidikan di lembaga-lembaga yang mempunyai catatan mengenai anggota PKI dan keluarganya, dan hasilnya tidak ada catatan bahwa Presiden Jokowi dan Orang tuanya tokoh atau kader PKI, ungkap Nasir yang pernah kuliah di pascasarjana kajian stratejik intelijen UI ini.

“Sehingga sangat jelas tuduhan bahwa Presiden Jokowi dan orang tua atau keluarga terlibat PKI adalah fitnah dan hoax,” kata Nasir.

Untuk itu lanjut Nasir, RENAS 212 JPRI mengajak masyarakat terutama generasi milenial untuk tidak mudah percaya dan terpancing isu-isu fitnah, hoax, berita bohong dan penyebaran kebencian melalui sosial media.

“Kami sebagai relawan juga akan bekerja keras di lapangan menjelaskan soal ini dan memyampaikan keberhasilan Jokowi selama 4 tahun memimpin pemerintahan. Dengan kerja keras ini kami yakin elektabilitas Presiden Jokowi akan naik sampai level 60 persen jelang pendaftaran Pilpres”, pungkas Alumni aksi 212 ini.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here