Polres Batubara Pastikan, Bakal Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi SMK Medang Deras

0
320

MMOR.NEWS – Polres Batubara membidik tersangka lainnya yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi SMK Medang Deras yang merugikan keuangan negara hingga Rp 436.367.000.

Dan akan mempelajari kembali pihak pihak mana saja yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, sehingga tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melibatkan mantan pejabat dinas Pendidikan yang saat ini sedang mencalonkan diri di pilkada Batubara

Kapolres Batubara melalui Kepala Unit Tindak Pindana Korupsi (Tipikor)Ipda Jimmy Sitorus Kamis (21/6/18) siang, telah merilis satu orang tersangka yang ditetapkan pihaknya dalam kasus dugaan korupsi dinas pendidikan Batubara, yang berdasarkan keterangam dari 22 saksi diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 436.367.000.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dari 22 orang  saksi, kami telah menetapkan saudara MB sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dinas pendidikan, tersangka  lain nya di dinas pendidikan  akan diumumkan usai pilkada“ungkap nya.

Ipda Jimmy Sitorus juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mencari keterlibatan pihak dari pejabat dinas, bahkan dirinya nampak mengisyaratkan bakal ada tambahan tersangka lainnya terhadap mantan pejabat dinas pendidikan  usai pilkada Batubara 2018.

“Iya, kemungkinan akan ada tersangka lainnya. Karena kasus korupsi ini
Tidak mungkin tersangka MB sendiri yang melakukan,” ucap Jimmy

Terkait kelanjutan kasus Korupsi SMK N 1 Medang Deras ini, Polres Batubara hingga kini sudah melimpahkan berkas perkara ke Polda Sumut.

“sejauh ini kita masih melakukan pelimpahan perkara dan sedang  berkordinasi di Polda dan tetap menunggu petunjuk dari JPU,” tuturnya

Untuk diketahui bersama, untuk tahap awal ini Polres  menetapkan Ketua Panitia lI proyek Pembangunan SMKN 1 Medang Deras, Muara Barus sebagai tersangka dalam kasus ini

Dalam SPDP tertulis laporan kejadian tindak pidana korupsi dengan nomor K/77/Vl/res.3.3/2018 tertanggal 04 Juni 2018. Selain itu, SPDP juga mencantumkan dasar surat perintah penyidikan lanjutan dengan nomor Sp.sidik/269-A/l/reskrim tangal 02 Januari 2018

Penyidik menjerat Muara Barus sebagai tersangka awal terhitung dalam proyek pembangunan ini sejak dikeluarkannya surat penetapan tersangka : nomor : SP- tap tsk/ 12/v/res/3.3/reskrim tertanggal 30 mei 2018.

Muara Barus diduga kuat melakukan dugaan tindak pidana korupsi lanjutan atas proyek pembangunan bernilai Rp 2,4 miliar tersebut sebagai ketua panitia penganti dalam pembangunan yang sebelumnya ditunjuk pimpinan dinas pendidikan Batubara karna meninggalnya ketua panita pertama, yakni Almarhum Nirwansyah lantaran terkena stroke disebabkan gonjang ganjing proyek tersebut tidak dapat tercapai sesuai masa target yang ditentukan dalam juknis 02 PS 2016.

Selain itu, Saksi kunci dalam kasus korupsi pembangunan Sekolah ini atas nama Zulkarnain yang berstatus konsultan  dikabarkan juga meninggal beberapa bulan silam

Penyebab kematian atas saksi kunci tersebut, hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti.

Konsultan yang bersangkutan sudah meninggal, tapi terkait kematianya sejauh ini kita belum dapat informasi yang lebih rinci, hanya dapat kabar dari pihak keluarga saja, nanti akan kita selediki” kata Jimmy Sitorus

Terpisah, Kepala Seksi pidana Khusus kejaksaan Negeri Batubara, Asepte Gaulle Ginting  saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menunjuk JPU.

“Kita sudah tunjuk JPU dari Pidana Khusus, dan akan tetap berkordinasi dengan pihak  penyidik  dari kepolisian setempat. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here