PEREMPUAN PEMBANGUN PERADABAN

0
69

Oleh:

Isna Yuli,S.Pd

(Ibu rumah tangga)

Perempuan adalah tonggak peradaban. Dimanapun posisi mereka, pasti memiliki pengaruh yang besar. Dalam Islam perempuan adalah sosok yang sungguh mulia dan dimuliakan.

Peradaban Islam telah mengukir sejarah kegemilangan pendidikan, berdirinya Universitas pertama digagas oleh ilmuwan muslim. Penemu berbagai keahlian dan teori dasar juga ditorehkan oleh seorang muslim. Sebut saja Ibnu Sina (Ahli kedokteran), Al Khazini (pencetus teori gravitasi), Ad Damiri (Ahli astronomi), Ibnu Yunus (penggagas observatorium) dan masih banyak lagi.

Pendidikan Islam tak hanya diberikan pada kaum laki-laki saja, perempuan juga mendapat pendidikan yang sama. Sehingga wajar muncul intelektual muslimah saat itu. Sebut saja Rufaidah binti Saad adalah perawat dan ahli pengobatan perempuan pertama dalam Islam.

Selanjutnya ada sebuah nama yang tidak banyak literatur tentang dirinya, namun seperti dikutip oleh Gerai hawa, Namanya Al-Ijliya, Ibnu al Nadim dalam kitabnya Al Fahrist menuliskan daftar teknisi, senimhan dan pembuat peralatan astronomi yang terdiri dari 16 nama dan Al-Ijliya merupakan satu satunya wanita dalam daftar tersebut.

Adalah sebuah kesalahan penafsiran jika berfikir bahwa perempuan tak layak menyandang titel. Dunia telah mencatat bahwa tinta emas peradaban menorehkan nama-nama Intelektual muslimah, tak hanya cerdas dan berpendidikan, tapi mereka juga berperadaban islam.

Memahami sebuah keilmuan tidak ditujukan untuk sekedar mendapat pekerjaan mapan dan gaji besar, apalagi hanya sekedar titel dibelakang nama. Akan tetapi para intelektual muslimah ini menjalani kehidupan Islam yang kaffah, mengelola rumah tangga mereka.

Mengasuh anak-anak mereka, menerima beasiswa, berpartisipasi dalam urusan masyarakat, tegas membela untuk keadilan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang Munkar, dan memuhasabahi penguasa.

Tak ada perasaan merasa superior atas kaum laki-laki dengan prestasi gemilang mereka. Sebab mereka memahami, cukuplah Allah sebaik-baik pemberi balasan.

Wallaahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here