Musa Rajekshah: Pengentasan Kemiskinan di Sumut Harus Jadi Prioritas

0
72

SUMUT MMORR.NEWS – Angka kemiskinan di Sumatera Utara saat ini, masih terhitung tinggi. Dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni, angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara ini dapat diturunkan.

Hal ini sebabkan karena, Sumatera merupakan Provinsi yang memiliki letak geografis yang sangat strategis. Demikian hal itu disampaikan, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah saat dimintai keterangan Jurnalis, Rabu (21/03) lewat sambungan telepon di Jakarta.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara saat ini, mencapai pada angka sebanyak 1,32 juta jiwa, atau setara 9,28 persen, dari jumlah penduduk.

Menurut pria yang akrab disapa bang Ijek itu, angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara, terbilang sangat tinggi dan kondisi itu garus diperendah dan kewajiban pemerintah, adalah memberantas kemiskinan.

“Kemiskinan memang sulit dihilangkan tapi seharusnya bisa ditekan, apalagi Sumatera Utara, punya potensi ekonomi yang luar biasa, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dahsyat dengan letak geografis yang strategis.” kata Cawagub Sumatera Selatan, Musa Rajekshah.

Melihat angka kemiskinan yang sangat tinggi itu, Cawagub Sumatera Utara, yang berpasangan dengan Edy Rahmayadi itu merasa prihatin dan miris. “Kalau diurus dengan benar, saya yakin Sumut bisa sejahtera. Kita ini daerah kaya, seharusnya kemiskinan rendah di sini. Pengentasan kemiskinan adalah prioritas kami,” kata Bang Ijek.

Menurut Ijek, angka kemiskinan di Sumatera Utara dapat ditanggulangi dan diturunkan, jika rakyat Sumatera Utara, dapat bersatu dan berperan aktif, bahu membahu bersama pemerintah. Ia berharap, kedepan pemerintah Provinsi Sumatera Utara, bersama rakyat Sumut, dapat mendorong ketangguhan diri, untuk mau berkarya, bekerja, mengembangkan diri, serta mau belajar.

“Diera ini setiap orang dituntut untuk tangguh, harus kuat, jangan berhenti belajar dan beradaptasi, kini teknologi semakin canggih, kreativitas harus jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.” kata Musa Rajekshah.

Menurut Ijek, “Banyak cara sudah berubah, sistem pemasaran berubah, sistem pembayaran juga berubah, ada e-commerce, ada e-money. Untuk itu peningkatan kapasitas menjadi urgen,” kata Ijek. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here