Media ‘Briefing’ FNJI Sepakati Akan Gelar Investigasi Dugaan Korupsi Bupati Bone Bolango

0
609

MMORR.NEWS – Sebagai wujud peran aktif jurnalis indonesia dalam upaya pemberantasan korupsi, telah digelar Media Briefing FNJI pada tanggal 11 dan 12 April 2018 di Kawasan Mall FX Sudirman Jakarta

Media Briefing ini sebagai pematangan Persiapan Forum Pra Investigasi dengan topik ‘Menggugat SP3 Kasus Korupsi Bupati Bone Bolango’,”, ujar Koordinator Presidim Forum Nasional Jurnalis Indonesia (FNJI) dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (12/04/2018).

Menurut adnan, forum ini semua anggota Presidium FNJI serta dihadiri perwakilan jurnalis dari berbagai media nasional. Beberapa hal penting dalam rumusan yang dihasilkan diantaranya

Pertama kata Adnan, dengan terbitnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) yang telah ditindaklanjuti oleh pihak kejaksaan dengan melakukan eksekusi/ penahanan terhadap Yuliawaty Kadir dan Slamet Wilyardi pada Februari 2018. Secara otomatis menurut hukum, SP3 Oknum Bupati Bone Bolango atas nama Hamim Pou dalam kasus korupsi yang sama dapat digugat dan harus dicabut oleh pihak Kejaksaan.

Kedua, gugatan ini dapat dilakukan oleh pihak manapun yang peduli terhadap pemberantasan korupsi termasuk FNJI, yang dalam waktu sesegera mungkin jika belum nampak inisiatif dari Pihak Kejaksaan untuk mencabut SP3 dimaksud.

Ketiga, mencermati proses panjang penanganan kasus korupsi ini yang sangat terasa banyak kejanggalan, patut diduga berkaitan erat dengan status Oknum Bupati Hamim Pou sebagai Ketua Umum Partai Nasdem Provinsi Gorontalo.

Keempat, patut diduga pula ada kekuatan besar Mafia Hukum yang bermain dalam kasus ini, sehingga direkomendasikan untuk ditangani langsung secara serius sebagai salah satu agenda prioritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Akan segera dilakukan Rapat Pleno FNJI untuk menindaklanjuti segala hal yang sempat berkembang dalam forum media briefing ini, insya Allah pada tanggal 15 April 2018”, sebut Adnan.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here