Maraknya Aksi Teror, Mahasiswa Desak Jokowi Copot Kepala BIN dan Porli

0
186

MMORR.NEWS-Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) desak Presiden Jokowi copot jabatan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Porli) Tito Karnavian. Pasalnya, keduanya diangap gagal dalam menjalankan tugasnya untuk memberikan kepada masyarakat dalam bernegara. (Selasa, 15/5)

Rizki Irwansyah Presidium KMU mengatakan, “Kabar duka kembali harus kita telan atas aksi teror yang meninpa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bersama melawan terorisme, sebab sasaran aksi teror ialah menebar ketakutan”.  -ungkap Rizki (15/5)

Dirinya juga menyampaikan bahwa, “Segala bentuk kekerasan dan teror merupakan musuh kemanusiaan. Kendati demikian, beberapa data menunjukan beragam aksi teror dan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok teroris di Indonesia setiap tahun intensitasnya terus mengalami kenaikan (Baca Viva.co.id).

Lebih jauh ia menyebutkan, “Potret tersebut tentu saja menegaskan bahwa BIN, dan Porli telah gagal menjalankan memberikan rasa aman terhadap masyarakat dalam bernegara. -jelasnya (15/5)

“Kinerja BIN dan Porli dibawah komando BG dan Tito tidak becus bahkan bisa gagal dalam memimpin instansi keamaan negara”. -seru Rizki (15/5)

Ia melanjutkan, BIN yang seharusnya melakukan pencegahan aksi terorisme sejak dini, justru malah membuat Indonesia sebagai rumah bagi teroris. Sama halnya dengan yang Porli yang sejatinya dapat memberikan jaminan keamanan dalam negeri.

Oleh sebab itu, Rizki Irwansyah Presidium KMU, mendesak Presiden dapat mengambil sikap tegas dan berani mencopot jabatan BG dan Tito sebagai Kepala BIN dan Porli. Bukan mengembalikan kembali Militer layaknya orde baru. -tegasnya

“Presiden harus berani dan tegas terhadap kelalaian yang mengakibatkan stabilitas keamanan negara. Bukan justru menutupinya dengan membawa kembali militer dalam seperti era orde baru” -tutup Presiden KMU Rizki Irwansyah (15/5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here