Mahasiswa Minta Kasus Dana Bansos Di Bone Bolango Di Buka Kembali

0
414

MMORR.NEWD – Sejumlah massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (ALMASI) menggelar aksi demostrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Mereka menuntut KPK untuk menangkap satu orang lagi yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo tahun 2011-2012, setelah sebelumnya 2 dari 3 orang yang telah ditetapkan tersangka oleh Kejati Gorontalo telah dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).



Mahasiswa saat memyerahkan berkas laporan ke perwakilan KPK, Kamis (19/04/2018)

Gunawan Albima, Koordinator Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (ALMASI) memgatakan, dalam kasus diduga kuat ada penyalahgunaan dana bansos.

“Inilah yang menjadi indikator Kami hadir di KPK untuk meminta KPK menangkapnya. Kami tidak akan diam, sampai hari ini untuk melanjutkan persoalan dalam dugaan korupsi bansos dan menyusun nanti penjelasannya yang lebih konkret”, sebut Gunawan si tengah aksi.

Gunawan membeberkan, pada 19 Agustus 2015, Kejaksaan Tinggi Gorontalo menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan APBD Bone Bolango tahun 2011-2012 sebagaimana sprindik nomor 426/R.5/Fd.1/08/2015.

Kemudian pada 6 April 2016, Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo menolak praperadilan dengan putusan nomor 04/Pidana.Pra/2016/PN.GTO. Selanjutnya, 15 September 2016, Kejati Gorontalo menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) nomor 509/R.5/Fd.1/09/2016 dengan alasan tidak cukup bukti sebagaimana termuat dalam putusan praperadilan nomor 10/Pid.Pra Peradilan/2016/PN/Gto.

“Terakhir PN Gorontalo menjatuhkan putusan bebas terhadap 2 terdakwa atas nama Yuldiawati Kadir dan Slamet Wiyardi”, ujar Gunawan.

Gunawan menambahkan, tak hanya sampai disitu, kasus ini terus berlanjut pada tahap kasasi di Mahkamah Agung dan akhirnya pada Februari 2018, berdasarkan putusan Mahkamah Agung, kedua orang tersebut kembali dieksekusi, pungkasnya.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here