LKBHMI Semarang : UUD MD3 Buka Ruang lahirnya Kediktatoran Atas Nama Hukum 

0
232

Mmorr.news – Undang-Undang MD3 yang baru direvisi menuai banyak kritik dari masyarakat tanpa terkecuali Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Semarang.Pasalnya dalam Revisi Undang-Undang MD3 tersebut terdapat pasal yang dapat mencederai Demokrasi.

Yakni pasal 122 huruf K yang menyebutkan MKD dapat bertindak secara hukum bagi orang perorangan, kelompok ataupun badan hukum yang patut diduga merendahkan martabat DPR atau anggotanya.

Feriadi Juandro Direktur LKBHMI Semarang berpendapat, Pasal 122 UUD MD3 membuka ruang bagi lahirnya kediktatoran atas nama hukum oleh lembaga legislatif, tidak adanya kejelasan secara spesifik sifat “merendahkan”, akan menimbulkan banyak tafsir.

Pasal ini tidak hanya harus diperjelas bahkan harus dihapuskan sebab Dewan Perwakilan Rakyat merupakan lembaga negara yang mewakili kepentingan rakyat, sebagai orang yang menunjuk wakilnya di Pemerintahan maka rakyat memiliki hak untuk menegur,mengawasi, bahkan mengkritik DPR, sebut Feriadi dalam keterangannya pada redaksi, Senin (19/02)

Lanjutnya, tidak hanya pasal 122 yang dinilai anti kritik namun juga Pasal 245 bahwa DPR tidak dapat dipanggil aparat hukum jika belum mendapatkan izin tertulis dari MKD dan Presiden.

Hal ini menurutnya, juga sangat sarat untuk dipolitisasi bahkan cenderung akan melahirkan hukum yang tebang pilih, untuk mencegah terjadinya politisasi terhadap hukum maka seharusnya tidak perlu mendapat persetujuan tertulis MKD dan Presiden cukup dengan syarat-syarat yang menurut penegak Hukum dan UU sudah memenuhi syarat untuk dapat dipanggil.

Kedua pasal ini jika dibiarkan maka secara psikologis akan melahirkan rasa takut bagi rakyat untuk mengkritik wakilnya di parlemen, inilah yang akan membuka ruang anti kritik pemerintahan oleh rakyat yang mengatasnamakan Undang-undang maka sebaiknya pasal-pasal ini segera untuk diuji materiil ke Mahkamah Konstitusi, pungkas Feriadi.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here