Konten Pornografi Marak, P2TP2A Tangsel Himbau Orang Tua, Awasi Akses Internet Anak

0
65

MMOR.NEWS – Pengawasan orang tua saat memberikan fasilitas internet kepada anak, harus terus ditingkatkan. Tanpa adanya pengawasan yang ketat, maka anak akan merasa bebas untuk mengakses semua hal di internet, termasuk mengakses situs pornografi.

Demikian hal itu dikatakan Sekertaris Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan, Feb Amni Hayati, selasa (27/03) saat memaparkan materi penyuluhan di SMPN 2 Tenjo Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dihadapan para siswa/siswi, Feb Amni menjelaskan, jika hal tersebut dibiarkan dan tidak diawasi, maka kecanduan pornografi akan sangat berbahaya dari kecanduan narkoba.

“Banyak orang tua takut anaknya kena narkoba sehingga melarang anak bermain di luar rumah, namun sebagai kompensasinya anak-anak diberi kebebasan akses internet, tanpa ada pengawasan dari orangbtua, ternyata anak menjadi kecanduan pornografi dan lebih berbahaya dari narkoba,” kata Feb Amni Hayati.

Seperti diketahui, acara penyuluhan tersebut, digelar oleh Lembaga Pengabdian Kegiatan Masyarakat Universitas Pamulang, yang bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bogor.

Feb Amni Hayati, yang juga Dosen Universitas Pamulang itu menjelaskan, kecanduan pornografi pada anak, dapat menimbulkan kerusakan pada otak. Menurut Feb Amni, kerusakan yang dialaminya, lebih besar dari pada kerusakan otak yang disebabkan karena narkoba atau kecelakaan fisik.

Dihadapan para siswa, Feb Amni juga meminta agar, para siswa bisa menjauhi hal tersebut, dan bisa melindungi diri sendiri. Untuk mencegah hal tersebut, Feb Amni menyarankan agar, anak anak memperdalam pengetahuan tentang agama dan budi pekerti.

“Anak-anak ini, harus memperdalam pengetahuan tentang agama dan budi pekerti, melatih keberanian untuk berkata tidak pada perbuatan menyimpang dan berani melapor pada pihak yang berwajib jika menemukan atau mengalami kekerasan.” kata Dosen Universitas Pamulang itu menegaskan.

Ketua PKM Universitas Pamulang, Lia Asmalah menambahkan, kegiatan penyuluhan yang merupakan bagian dari rangkaian pengabdian ini digelar, merupakan bagian dari perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Lia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan amanat dari Undang-Undang No 20/2003. Ia menjelaskan, dalam pasal 20 ayat 2, disebutkan, Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan  Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

Senada, Kosasih Kepala Sekolah SMPN 2 Tenjo Kabupaten Bogor menghaturkan banyak terima kasih, serta mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan yang digelar oleh PKM Tim Dosen Universitas Pamulang dan P2TP2A Kabupaten Bogor.

“Dari materi yang disampaikan itu, murid, guru dan sekolah mendapat pengalaman dan pembelajaran yang sangat bermanfaat untuk melindungi siswa dari tindakan kekerasan,” kata Kosasih. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here