Kasus Pornografi, Pejabat Muratara Di Duga Gagalkan Aksi Dengan ‘Premanisme’

0
922

MMORR.NEWS – Musirawas Utara, Sekolompok pemuda yang mengatas namakan Pemuda Mandala Trikora (PMT) rencana mengadakan aksi damai di gedung DPRD Musi Rawas Utara (Muratara) Kamis, 26 April 2018, sekitar pukul 10.00 WIB. Namun rencana itu digagalkan oleh oknum “premanisme” yang diduga atas perintah Pejabat di Muratara.

Arif Pasrah ketua dari PMT menuturkan, seharusnya hari ini Kamis (26/04) mereka melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Muratara dan sesuai dengan yang terjadwal di surat pemberitahuan aksi yang di sampaikan kepada Polres Mura pada tertanggal 23 April 2018.

“Siang tadi seharusnya kami dari PMT akan melakukan aksi damai dalam rangka meminta kejelasan rekaman yang mengandung unsur pornografi yang diduga dilakukan Wakil Bupati Muratara.Namun aksi kami tidak bisa di lakukan di karnakan kondisi lapangan yang di isi oleh banyak preman yang melakukan sweeping keberbagai tempat untuk mencari kami agar tidak melanjutkan aksi tuntutan itu”, ungkap Arif.

Arif menambahkan, para rombongan preman yang berjumlah diatas dua puluh orang tersebut, di duga diperintahkan oleh oknum pejabat penting Muratara untuk tidak melakukan aksi pada siang dini hari.

“Kami sangat menyesali tindakan tersebut, kabupaten muratara yang masih amat belia sudah di pimpin orang yang meiliki jiwa otoriter berkarekter premanisme, tindakan itu sangat tidak sesuai dengan iklim hari ini yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis, pendapat rakyat dibungkam dengan cara premanisme,” sesal arif.

Sambung arif, banyak sekali upaya-upaya yang di lakukan oleh oknum pejabat penting muratara untuk mencegah PMT agar tidak melakukan aksi damai tersebut.

“Kami sangat rancuh, banyak sekali tindakan-tindakan yang ganjal siang hari ini untuk menggagalkan aksi damai kami, kuat dugaan kami ini semua desain oleh oknum pejabat penting Muratara” jelas arif.

Arif menduga semua sektor yang terlibat pada kegagalan aksi PMT siang hari ini semuanya by desain oleh oknum pejabat penting muratara dan Arif menyakini jika semua dugaan itu benar, sudah tentu isu rekaman porno grafi yang viral itu memang sosok oknum pejabat penting Muratara.

” Kami meminta sangat dengan hormat kepada Ketua dan jajaran DPRD Muratara untuk membentuk Tim Angket yang diperuntukan untuk menyelidiki Rekaman Porno Grafi tersebut. Jika betul itu adalah oknumbpejabat penting Muratara, kami dari PMT akan aksi damai di Kementerian Dalam Negeri Jakarta untuk meminta oknum pejabat penting Muratara di Pecat dengan tidak hormat” Tegas Arif (DJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here