Karman BM Ajak Korban Gempa Lombok Bangkit

0
141

MMORR.NEWS – Serangkaian tragedi gempa yg telah melanda Lombok Sumbawa harus dijadikan catatan untuk menyongsong era baru yang lebih baik . Musibah itu tidak harus diratapi tanpa berkesudahan, tapi merubahnya menjadi titik balik untuk kebangkitan masyarakat korban gempa menggapai kehidupan masa depannya lebih baik .

Sudah selayaknya masyarakat korban gempa bangkit dari puing-puing keterpurukan untuk berbuat agar hidupnya lebih bermartabat tanpa menengadahkan tangannya sepanjang waktu. Demikian disampaikan Mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) , Karman BM dalam perbincangan dengan redaksi di Mataram, Ahad ( 09/09/2018) .

Menurut Karman, satu bulan lebih paska gempa pertama di Lombok timur 29 Juli 2018 lalu, perhatian pemerintah dan relawan kemanusiaan gempa bumi patutlah diapresiasi dalam meringankan derita korban gempa.

“Mereka saling bahu membahu tanpa mengenal lelah membantu para korban gempa. “Ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan yang paling konkret yang telah dilakukan semua komponen bangsa dan negara ini ,” ungkap Karman .

Karman menilai, apa yang telah dilakukan pemerintah dan para relawan ini sudah maksimal untuk membantu korban bencana. Sejarah pasti akan mencatat setiap kebaikkan dan kepedulian ini. “Tentu ada titik lemah maupun kekurangan lainnya tapi hal itu wajar krn luasnya ekskalasi yang terdampak gempa” tambahnya .

Rakyat harus Bangkit

Karman menambahkan sudah saatnya masyarakat korban gempa move on dan bergerak secara kolektif untuk memulihkan kehidupannya. Kesedihan dan kesulitan hidup bukan menjadi penghalang untuk bangkit dan berusaha menghidupi dirinya secara mandiri.

“Warga korban gempa harus dicambuk dan dimotivasi agar tidak senantiasa menengadahkan tangannya menanti uluran tangan orang lain secara terus menerus,” bebernya .

Yang perlu dipahami lanjut Karman , semua bantuan kamanusiaan itu hanya bersifat stimulan , akan ada masanya usai dan berhenti. Hal ini wajar mengingat ada hal hal lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah maupun para relawan kemanusiaan .

Yang perlu disadari oleh para korban gempa, mulailah bergerak untuk melakukan tindakan cepat dan kongkret , misalnya membersihkan puing-puing rumah/bangunannya sendiri dan memanfaatkan sisa reruntuhan untuk tempat tinggal sementara. “Alhamdulillah saya liat itu sudah mulai dilakukan warga” ucap Karman .

Aktifis Koalisi Muda Perindo (KOMANDO) itu kemudian mengilustrasikan saat gempa Jogyakarta tahun 2006 silam, masyarakat Bantul yg terdampak gempa meningkatkan solidaritas antar sesama, merawat kohesifitas warga.

“Kita perlu belajar dari Bantul Jogja. Bangkit dengan cepat secara bersama. Meski bantuan nasional dan internasional datang, Warga Bantul tak mau tinggalkan bergotong royong. Secara swadaya membersihkan puing-puing reruntuhannya dan mulai menata kehidupannya dari bawah dan berhasil. Untuk itu Ayo Bangkit!” Pungkas Karman ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here