Kalapas Sukamiskin Kena OTT KPK

0
107

KPK menangkap kepala Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Wahid Husen. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (21/7) sekitar pukul 00.00 WIB.

“Ya, benar,” ucap Menkumham Yasonna Laoly, saat dihubungi kumparan, Sabtu (21/7).

Wahid ditangkap di kediamannya. Ia diduga menerima suap dari sejumlah napi korupsi. Selain Wahid, KPK juga menangkap driver Kalapas, Hendri JFU, dan dua orang napi korupsi Fahmi dan Andre.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga membenarkan hal tersebut.

“Benar ada giat KPK di LP Sukamiskin. KPK mengamankan Kalapas. Sejauh ini baru itu yang dikonfirmasi. Ekspose nanti sore jam 19.00 WIB,” tuturnya.

“Kalau di LP apalagi kalau bukan pemberian kemudahan kepada narapidana untuk keluar sel. Entah untuk izin berobat atau untuk urusan yang lain,” tuturnya.

Wahid Husen diangkat menjadi Kapalas Sukamiskin pada 14 Maret lalu. Wahid diangkat menjadi Kalapas Sukamiskin untuk menggantikan kalapas sebelumnya, Dedi Handoko. Dedi, dipromosikan menjabat sebagai Kadiv Pemasyarakatan di Keri. Sementara Wahid, sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Ka I Madiun.

Serah terima jabatan kepada Wahid, dilakukan 19 Maret 2018 yang lalu. Acara serah terima jabatan itu dihadiri Kakanwil Kemenkumham Jabar Indro Purwoko dan para pejabat pimpinan tinggi Kanwil Kemenkumham serta Kepala UPT se-Jabar.

Lapas Sukamiskin merupakan lapas khusus untuk napi tahanan kasus korupsi. Beberapa nama koruptor kelas kakap masih menghuni lapas tersebut. Beberapa nama di antaranya, Akil Mochtar, Nazaruddin, Anas Urbaningrum, dan Setya Noovanto.

Saat terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto diboyong ke Lapas Sukamiskin, Wahid pernah mengatakan, ia tak pernah memberi perlakuan khusus kepada napi manapun. (Kumparan.com/Kiki}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here