Internal Parpol Gaduh, Hanura Gerbong ‘Ambhara’ Desak Yasona Cabut SK OSO

0
150

MMORR.NEWS – Terbelahnya partai besutan Wiranto, yang saat ini masuk sebagai partai pendukung pemerintah, sampai saat ini belum memilki titik teran yang pasti.

Wasekjen Partai Hanura gerbong ‘Ambhara’ Dadang Rusdiana, mendesak Menkumham, Yasonna Laoly agar segera mencabut surat keputusan (SK) pengurus yang saat ini dimiliki oleh Oesman Sapta Odang alias OSO.

Sebelumnya, kedua kubu yang tengah berkonflik di internal Hanura itu, sudah dipertemukan oleh Dewan Pembina Partai, Wiranto yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam.

“Harusnya Pak Yasonna juga konsisten. Jadi itu SK dicabut dulu dong. Karena itu SK bermasalah. SK itu dicabut maka kemudian rekonsiliasi berjalan,” ujar Dadang, seperti dilansir redaksi dari Detik, senin (29/01) di Jakarta.

Dadan pun menilai, Menkumham tidak memerlukan waktu lama untuk mencabut SK milik OSO saat ini. Sebab, menurut Dadang, Menkumham ternyata bisa langsung menyetujui SK kepengurusan OSO pada Rabu (17/1) lalu hanya dalam waktu tiga jam.

“Kalau Pak Yasonna bisa mengeluarkan SK kubu ‘Manhattan’ 3 jam, masak itu juga tidak bisa tiga jam kan begitu,” tegas Dadang.

Ada pun terkait dengan verifikasi parpol yang akan dilakukan pada akhir Januari mendatang, Wasekjen Hanura gerbong Ambhara itu mengakui, partai Hanura akan berpacu pada waktu.

Ia juga berharap, konflik internal partai bisa menemukan jalan keluar yang terbaik bagi kedua belah pihak. “Ini berpacu dengan waktu kita. Dewan Pembina juga mengambil langkah-langkah cepat dan Ketua Umum juga mengambil langkah-langkah cepat, sehingga diverifikasi faktual kita tidak mengalami keteteran,” kata Dadang.

Menkumham Yasonna Laoly sebelumnya mengatakan, SK Kepengurusan Partai Hanura akan merujuk pada hasil rekonsiliasi internal partai. Ini disampaikan mengingat Hanura sempat mengalami konflik dualisme di lingkup internal yang memecah partai menjadi dua kubu.

“Tentu mudah-mudahan ada jalan keluar yang baik dan semua pihak memahami bahwa ini adalah salah satu masalah bersama dan tidak boleh menang-menangan. Semua harus bersatu padu,” kata Dadang.

Seperti diketahui, Partai Hanura gerbong ‘Ambhara’ ingin agar SK kepengurusan kembali sesuai hasil Munaslub Hanura 2016 dengan Ketum OSO dan Sekjen Sarifuddin Sudding.

Namun SK terbaru yang didaftarkan OSO ke Kemenkumham adalah dengan Sekjen Harry L Siregar. SK itu dikeluarkan OSO setelah memecat pengurus-pengurus partai yang bergabung dengan kubu ‘Ambhara’, termasuk Sudding. (Haji Merah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here