Forkonas CDOB Desak Pemerintah Cabut Moratorium Pemekaran Daerah Otonom Baru

0
28

MMORR.NEWS – Calon daerah otonomi baru (CDOB) Kota Panton Labu Aceh Utara hadir dalam acara dan audiensi nasional di depan Istana Negara beserta seluruh CDOB yg tergabung dalam Forum Konunikasi Nasional (Forkonas) CDOB SE-Indonesia di Jakarta, Senin (24/09/2018).

Dalam aksi tersebut DOB Panton Labu di wakili 50 orang delegasi yang hadir langsung dari kota Panton Labu dan sebagian sudah berada di Jakarta.

Koordinator CDOB Kota Panton Labu wilayah Jakarta Munawar Khalil di percaya sebagai komandan lapangan (danlap) dalam aksi akbar ini.

Mereka menuntut pemerintah segera mencabut moratorium DOB dan segera mengesahkan PP tentang Desertada dan Detada yang masih di pending oleh Presiden.

“Kami datang dari daerah masing-masing CDOB mulai dari Aceh sampai Papua, dari Miangas hingga Pulau Rote ingin meminta pada Pemerintah agar moratorium segera di cabut agar ada pemekaran lagi kedepan untuk kepentingan orang banyak”

“Dan kami meminta presiden segera mungkin menanda tangani PP Desertada dan Detada agar kita bisa mengacu pada persyaratan yang berlaku”, ujar Munawar saat di temui redaksi di sela aksi.

Munawar di percaya memimpin 173 delegasi CDOB yang hadir pada pertemuan audensi dengan Komite I DPD RI di Jakarta Senin pagi dan Aksi Nasional di siang hari di depan Istana Presiden.

Masing-masing delegasi juga diterima oleh pihak Istana Presiden, yang langsung disambut oleh Deputi II Mensekneg.
Hasil audiensi dang pihak Istana tercapai beberapa poin, antara lain mereka Akan mengagendakan pertemuan FORKONAS dengan Presiden Jokowi.

“Kedua mereka Akan menyampaikan langsung ke Presiden terkait hasil pertemuan tadi terkait per mintaan dan harapan dari seluruh delegasi yang hadir”, ungkap Munawar.

Insya Allah CDOB di seluruh Indonesia yang hadir hari ini akan terus mengawal proses pemekaran hingga pemerintah pusat mencabut moratorium tentang CDOB, pungkas mantan ketum PB PII ini.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here