Faizal Assegaf : Anies Telah Berkhianat Pada Ulama & Ummat Islam

0
122

MMORR.NEWS – Dalam konstestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2016 lalu ada dua isu besar yang menjadi fokus para ulama dan ummat Islam yaitu pertama adalah pembelaan terhadap ummat Islam dan kedua adalah isu kebangkitan PKI. Demikian di sampaikan Faizal Assegaf Koordinator Progres 98 dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/03/2018).

Menurut Faizal, tentu ada kesepakatan di dalamnya antara kubu atau pendukung Anies dengan para ulama, kiai dengan Anies saat menggalang aksi-aksi pembelaan terhadap ummat Islam soal isu penistaan agama dan isu PKI ini.

“Saya berpendapat bahwa Anies setelah resmi menjabat Gubernur DKI telah mengingkari atau lebih tepatnya mengkhianati para ulama, kiai, ummat Islam dalam berbagai kebijakannya pemerintahannya”, tegas Faizal.

Lanjut Faizal, Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai pemimpin pergerakan ummat yang menyandang status warga DKI Jakarta, tak terdengar sama sekali pernyataan Anies membela HRS minimal memberi dukungan moral.

“Dengan segala kewenangannya sebagai Gubernur DKI seharusnya Anies mampu dan memiliki kewenangan yang dapat di gunakan untuk meredam kegaduhan publik di Jakarta soal HRS ini. Minimal memjembatani agar HRS juga merasa aman dan damai sebagai warga DKI. Yang ada malah Anies membiarkan isu ini terus berkembang dan melebar agar dapat di gunakan lagi untuk kepentingan politik dirinya di perhelatan Pilres 2019”, sebut Faisal.

Yang kedua sebut Faizal, terkait konsen para ulama adalah isu kebangkitan PKI. Tapi pada kenyataannya Anies merekrut gembong pembela eks PKI, Nursyahbani Katjasungkana dalam Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Padahal Anies tau, bahwa Nursyahbani selain menyokong eks PKI, juga dikenal giat membela kelompok LGBT. Bahkan Nursyah pernah mengajukan ke Pengadilan internasional di Denhag Belanda agar memaksa pemerintahan Jokowi meminta maaf pada PKI, ungkap Faizal.

“Inilah peran dan kontribusi Nursyahbani sangat kontradiktif dengan aspirasi umat tapi Anies malah memakai tenaganya dan memilih mengingkari dan mengkhianati kesepakatannya dengan para ulama, kiai dan ummat Islam”, tukas Faizal.

Atas dasar itu, saya berkesimpulan bahwa praktek politik pengkhianatan yang ditunjukan oleh Anies Baswedan kepada negara, rakyat dan ulama tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ummat harus bergerak atas pengkhianatan Anies ini, pungkas Faizal.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here