Diskusi Humanika Simpulkan, Kasus BLBI Tak Pernah Kadaluarsa

0
93

MMORR.NEWS – Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), isue yang tidak pernah hilang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah berjanji ingin menuntaskan kasus BLBI pada periode pertama dan juga periode kedua ternyata tidak mampu hingga sekarang.

“Padahal audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah jelas. Jika ditarik ke belakang BLBI adalah paket kebijakan MRS untuk perluasan mendirikan bank. Kredit likuidasi di atas, Indonesia sebelum ada BLBI tidak ada penyelesaian. Sebelum ada Bank Mandiri, ada Bank plat merah”, ujar Ahmad mantan anggota Komisi 3 DPR RI dalam diskusi publik yang di gelar HUMANIKA di Jakarta, Jumat (13/07/2018)

Kata dia, kebijakan perbankan pemerintah atas arahan dan usulan IMF. Apakah Sri Mulyani bagian dari IMF?

Sumber malapetaka itu sebenarnya dari BankbIndonesia (BI). Banyak pembesar berlindung dibalik Antoni Salim, Syamsul Nursalim, pembesar-pembesar ini sembunyi dibalik dua nama tersebut, sebut mantan politisi PPP ini.

Lanjut Yani, kenapa pemerintah tunduk kepada IMF? BI tidak bisa memberikan data sebagai bukti jika ini ditarik ke hukum. Laku, ada resep “berunding”. Indonesia kalah karena tidak punya dokumen-dokumen kuat. “Ingat, BI pernah kebakaran”, beber Yani.

Di saat akhir pemerintahan Soeharto, Soeharto telah membuat paket-paket perbankan. Jangan-jangan kita ini yang semangat melengserkan Soeharto justru secara tidak sadar membantu kelompok yang punya agenda terkait perbankan.
IMF selalu ada motifnya. “Intinya, kasus BLBI tidak pernah kadaluwarsa”, pungkas Yani.

Sementara di kesempatan yang sama, Margarito Kamis, Pengamat hukum tata negara mengatakan, Jika saja pemerintah berani ambil sikap sebenarnya kasus BLBI ini akan cepat selesai. Kasus ini dibawa ke hukum, tidak mungkin. Kecil kemungkinan selesainya. Kasus ini harus diselesaikan dengan cara pandangnya kelola administrasi.

“Menghadapi kasus BLBI bikin ini, bikin itu tidak akan terselesaikan. Yang akhirnya keluarlah Surat Keterangan Lunas (SKL) dari pemerintahan Megawati itu”, sebut Margarito.

Mengurus duit gede (besar), hukum lumpuh, urus duit gede harus dengan orang besar. Maka ganti Presiden adalah solusi akhir dari kasus BLBI”, pungkas mantan staf khusus Mensesneg era Yusril ini.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here