Di Duga Rugikan Negara 4,5 T, FRAKSI Desak KPK Tangkap Sri Mulyani Di Kasus SKL BDNI

0
55

MMORR.NEWS – Saat ini permasalahan BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) memasuki babak baru, setelah persidangan eks Kepala BPPN Syafrudin Temenggung yang di sangkakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rugikan duit negara 4,8 Triliun dalam kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI di Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI)

“Sangat menarik bila KPK juga proaktif dalam kasus SKL BLBI lainnya yang beraroma korupsi”, T. FAhmi Koordinator FRAKSI ( Front Rakyat Anti Korupsi) dalam keterangannya pada redaksi, Selasa (17/07/2018)

Menurut Fahmi, Apapalgi dalam fakta persidangan terungkap eks Menkeu saat itu Sri Mulyani menjual asset BDNI cuman 200-an Milyar dari nilai 4,8 Triliun. Eks deputi BPPN Syahrial dan eks Menko Rizal Ranli mempertegas hal tersebut dalam persidangan.

“Jelas ini novum yang tak boleh di anggap sepele oleh KPK”, tegas Fahmi

Lanjut dia, oleh karenanya ratusan masa FRAKSI dan aliansi beberapa organ penggiat korupsi akan berunjuk rasa ke KPK karena hal tersebut.

Sebagaimana di ketahui FRAKSI dalam undangan medianya, akan menggelar aksi pada Rabu 18/7/2018 pukul 12.00 WIB di gedung Merdeka KPK di kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

Fraksi akan menggelar aksi teatrikal dengan mengusung topeng Sri Mulyani sebagai koruptor BLBI

Fraksi mendesak KPK segera usut dan adili mafia SKL BLBI dan tangkap Sri Mulyani yang di duga rugikan duit negara 4,5 Triliun rupiah.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here