Desak Ketua MK Mundur, IMM Akan Datangi MK

0
310

DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) untuk meminta Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mundur dari jabatannya.

“Kami akan mendatangi Mahkamah Konstitusi Jumat besok, 27 Januari 2018 bersama organisasi otonom Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)”, ujar Ketua Umum DPP IMM Ali Muthohhirin pada redaksi di Jakarta (25/01).

Kata dia  Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu pelaku kekuasaan kehakiman yang merdeka mempunyai peranan penting guna menegakkan konstitusi dan prinsip negara hukum sesuai dengan kewenangan dan kewajibannya sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kami berpendapat bahwa Mahkamah Konstitusi merupakan ruang bagi publik dalam memperjuangkan hak konstitusionalnya yang harus dijaga martabatnya, untuk itu Mahkamah Konstitusi harus dijalankan oleh hakim yang memiliki integritas dan berkeadilan, tegas pria asal Jatim ini.

Ali menilai pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Prof. Dr. Arief Hidayat S.H., M.S. selaku Ketua Mahkamah Konstitus Republik Indonesia sebanyak 2 (dua) kali bukan merupakan sebuah pelanggaran ringan semata sebagaimana yang diputuskan oleh Dewan Etik Mahkamah Konstitusi.

Hakim Konstitusi tentu harus menjaga wibawa dan martabat hakim dan institusinya untuk tidak melakukan hal hal yang tidak berkaitan dengan jabatannya serta tanpa prosedur yang berlaku.

Pelanggaran etik ini telah menciderai nilai integritas sehingga berakibat pada ketidakpercayaan publik pada lembaga Mahkamah Konstitusi, tegasnya.

Untuk itu demi menjaga integritas dan martabat Mahkamah Konstitusi yang berkeadilan, dengan hormat kami meminta Bapak Prof. Dr. Arief Hidayat S.H., M.S. untuk MUNDUR dari jabatan Ketua dan Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi. Demikian Ali.****

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here