Buku “Jokowi Istiqomah Membangun Negeri” Disambut Hangat Berbagai Kalangan

0
41

MMORR.NEWS – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) menyelenggarakan diskusi sekaligus peluncuran buku “Jokowi Istiqomah Membangun Negeri”. Acara ini dihelat di Bina Karna Auditorium, Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (23/8).

Ketua Pelaksana Karman BM mengatakan, peserta diskusi dan peluncuran buku berasal dari relawan Reliji seluruh Indonesia, perwakilan Organisasi Mahasiswa dan BEM, serta aktivis lintas generasi.

Dalam pembukaan acara, Ketua Umum Seknas Reliji Bursah Zarnubi menyampaikan, penulisan buku ini dilakukan selama empat bulan berdasarkan data-data yang kredibel.

“Buku ini kaya akan khazanah dan patut dijadikan referensi seluruh anak bangsa yang membutuhkan bukti karya pembangunan, yang telah dilakukan Pak Jokowi dan JK serta kabinetnya. Semoga buku ini dapat kita jadikan pertimbangan agar dinikmati oleh seluruh rakyat indonesia, khususnya untuk kalangan akademik, bagus untuk ormas kepemudaan dan mahasiswa,” ujar Bursah.

Menurut Bursah, pembangunan di era Jokowi dan JK terasa di seluruh wilayah Indonesia. Memang dewasa ini diakui keadaan ekonomi Indonesia sedikit goyah, namun tidak separah negara lain.

“Memang ekonomi kita itu ibaratnya sedang gempa. Kalau dalam skala richter itu kisaran 3 sampai 4, goyang tapi tidak merusak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyambut hangat kehadiran buku “Jokowi Istiqomah Membangun Negeri” yang diluncurkan Relawan Indonesia Jokowi (Reliji). Kehadiran buku ini menjawab berbagai keraguan banyak pihak terhadap sosok Jokowi dalam memimpin negeri.

“Membaca buku ini, kita akan mampu meresapi bagaimana seorang tukang kayu mebel mampu melakukan berbagai terobosan dalam membangun Indonesia. Dengan kesederhanaan, ketulusan dan semangat kerja kerasnya, Jokowi ternyata punya visi besar dalam membangun negeri,” katanya.

Hal senada Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengatakan, buku yang ditulis Bambang Budiono ini enak dibaca. Tulisan dalam buku ini dinilai elegan dan lugas.

Menurut Arief, saat ini sulit mencari sosok pemimpin seperti Jokowi yang terus menebar optimisme. Karena Jokowi tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun mental manusianya.

“Jokowi juga berusaha membangun manusia yang unggul. Salah satunya adalah wajib belajar, yang tadinya sembilan tahun sekarang 12 tahun,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menuturkan, buku ini muncul di waktu yang tepat. Apalagi Reliji merupakan barisan relawan pertama yang mengeluarkan buku.

“Hingga saat ini belum ada relawan dan parpol yang mengeluarkan buku. Baru Reliji ini yang pertama mengeluarkan buku,” kata Qodari.

Qodari berharap, Reliji ini termasuk barisan Relawan yang hadir sebelum Jokowi menetapkan siapa Cawapresnya. Sehingga sudah sepatutnya Reliji menjadi Relawan Jokowi yang terbesar.

“Reliji harus jadi salah satu yang paling terkenal, militan dan berani,” tegasnya.

Politisi NasDem Taufiqulhadi mengaku senang dengan kehadiran buku ini. Menurutnya, tulisan dalam buku ini menarik dan sesuai kode etik jurnalistik.

“Saya senang melihat buku ini, apalagi saya termasuk yang ditunjuk jadi juru bicara Jokowi. Pas ditunjuk saya nggak tahu harus ngapain, tapi pas ada buku ini saya jadi ada pegangan”, tuturnya.

Sementara itu, mantan ketua umum PB HMI Mulyadi P Tamsir mengatakan, Reliji berbeda dengan ratusan relawan Jokowi lainnya. Karena Reliji digagas oleh para mantan ketua umum organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus.

“Kita buat Reliji ini bukan buat cari jabatan, bukan untuk perhatian. Kita ikhlas membentuk ini untuk kemenangan Jokowi di Pemilu 2019,” katanya.

Dalam acara ini hadir pula politisi PDIP Masinton Pasaribu, politisi Partai Hanura Anwar Fuady, politisi Partai Golkar Azis Syamsuddin, Yahya Zaini, Darul Siska dan Yoris Raweyai dan mantan Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia Munawar Khalil.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here