Bintang : Pertamina Sudah Seperti Mafia, Naikin BBM 3 Kali Setahun, Premium Sulit Didapat

0
121

 

Mmorr.news – Mulai tanggal 24 Februari 2018, Pertamina kembali menaikkan harga BBM Non subsidi dan kenaikan kali ini merupakan kenaikan yang terbesar dibandingkan sebelumnya.

Tercatat selama dua bulan di awal tahun 2018 ini pihak pertamina sudah mengumumkan update harga BBM hingga tiga kali yaitu pada tangggal 13 Januari lanjut tanggal 20 Januari dan terbaru adalah 24 Februari 2018.

Ditambah seperti pernyataan  M. Dasim, Kepala SPBU 34.127.02 Tendean, Jakarta Selatan, membenarkan ada penjatahan BBM Premium untuk SPBU di tempatnya. Ia berkata, pada 2017 Pertamina sudah mulai mengatur jatah Premium.

Atau, katanya, dalam bahasa halus Pertamina, ada “pengaturan.” Bukan hanya BBM berkadar oktan (RON) 88 saja yang diatur, tapi juga nozzle (selang dispenser) Premium.

Menanggapi hal tersebut Bintang Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Mahasiswa Muslimin indonesia (SEMMI) DKI Jakarta geram dan angkat bicara.

“Apa maksud pertamina menaikan BBM secara diam diam kembali,  kami perhatikan sudah 3 kali dalam tahun ini, pertamina menaikan BBM,  kami sebagai agent of social control atau bisa dikatakan mitra kritis pemerintah dalam hal ini menduga Direktur Utama pertamina masuk kedalam sindikat mafia migas,  azas praduga kami menguat didasari dari kelangkaan dan pembatasan BBM jenis premium disetiap SPBU”

“ini seperti kita dipaksakan memakai pertalite sedangkan harga pertalite naik terus seperti saat ini, kenaikan BBM yang sudah ketiga kalinya dalam satu tahun apa maksutnya, belum lagi masalah kerugian pertamina atas penjualan BBM penugasaan sebesar US$ 957 juta atau sekitar Rp 12 triliun tahun 2017 dikemanakan uang rakyat itu” sebut Bintang di Jakarta, Senin (26/02).

Bintang menambahkan, pemerintah jangan main main dalam mengurus BBM karena BBM bisa menyebabkan 9 kebutuhan pokok ikut tidak stabil,  kami meminta kepada presiden Joko Widodo untuk menindak Dirut Pertamina Elia Massa Manik dan mendesak KPK untuk memeriksa Dirut PT Pertamina karena diduga melakukan tindak pidana korupsi

Jika Pak Presiden tidak segera menindak lanjuti permasalahan ini, dan direktur PT Pertamina tidak diganti kami akan melakukan konsolidasi besar besaran untuk melaksanakan aksi unjuk rasa didepan PT Pertamina dan Istana Negara.

“Kami juga meminta kepada KPK untuk segera melakukan penyelidikan kepada direktur utama Pertamina karena BBM merupakan kebutuhan pokok rakyat, jangan main main seperti mafia” tutup bintang.****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here