Belum Direspon, Korupsi DAK Kesehatan di Padang Lawas, Disoal Mahasiswa

0
72

JAKARTA,MMORR.NEWS – Dugaan kasus korupsi dana alokasi khusus kesehatan, yang dilakukan oleh bupati kabupaten Padang Lawas dan Kepala Dinas Kesehatan, disoal Aliansi Mahasiswa Padang Lawas Riau.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Padang Lawas, Ali Tondi Halomoan Hasibuan dalan konferensi persnya, senin (19/03) menegaskan, sampai saat ini mahasiswa masih konsiten akan terus mengawal kasus korupsi tersebut, yang diduga merugikan masyarakat.

“Kita akan terus mengawal, kasus ini sampai tuntas, dan dalam jangka waktu yang dekat ini, kita akan memaksimalkan persiapan aksi kita,” kata Ali Tondi, dalam konferensi persnya, senin (19/03) di Bascame Coffe, Jl. Kertamukti Tangerang Selatan.

Kepada Jurnalis, Ali menjelaskan, kasus korupsi yang terjadi di kabupaten Padang Lawas, bukan hanya korupsi Dana Alokasi Khusus Kesehatan, namun juga korupsi anggaran desa, sebanyak 21 miliar rupiah.

Sementara itu, sambung Ali, untuk dugaan korupsi dana alokasi khusus kesehatan, sebesar 15 miliar rupiah. “Dugaan kasus korupsi DAK Kesehatan itu sebesar 15 miliar, pada tahun 2017, itu sudah kami laporkan ke KPK, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” kata Koordinator Aliansi Mahasiswa Padang Lawas, kepada Jurnalis.

Berdasarkan hasil laporan hasil pemeriksaan BPK RI, dalam kasus dugaan korupsi ini, terdapat kerugian serta ketekoran kas daerah di kabupaten Padang Lawas.

Dalam konferensi persnya, mahasiswa dalam waktu dekat juga akan menggelar aksi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi, serta akan melaporkan laporan hasil kekayaan pejabat negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Padang Lawas, telah menggelar aksi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun sampai saat ini KPK belum menindak lanjuti hasil laporan mahasiswa tersebut. (Haji Merah).
.,………….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here