Akibat Kena PHP, KAHMI Minta Parpol Jaga Harkat dan Martabat Tokoh

0
67

MMORR.NEWS-Mahfud MD batal dipilih menjadi Cawapres Jokowi. Prosesnya pun terbilang oleh karena itu bak disalip di tikungan terakhir.

Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai Cawapres pendampingnya pada Pilpres 2019.

Dilarangkan tokoh gagalnya Mahfud yang bersanding dengan Jokowi. Banyak kalangan menyebut Mahfud sebagai korban PHP (reputasi harapan palsu).

Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Siti Zuhro mengaku heran dan bertemu dengan hasil mendadak dari partai politik pendukung Jokowi tersebut.

“Di saat Mahfud sudah siap untuk acara deklarasi capres-cawapres sesuai jadwal yang telah ditetapkan ternyata batal,” kata Wiwik, sapaan karibnya, Jumat (10/8/18) kemarim.

Wiwik menilai, fungsi dan kapasitas dari Mahfud tidak perlu dipertanyakan lagi. Apalagi, mantan koordinator Presidium KAHMI yang merupakan lembaga pendidikan, eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Oleh sebab itu, Wiwik menilai, sosok seperti Mahfud MD sangat layak jika menjadi Cawapres.

“Beliau (Mahfud) memiliki semua persyaratan, kriteria dan kepantasan untuk menjadi Cawapres. Selain memiliki integritas yang baik, beliau juga memiliki latar belakang akademis yang tidak diragukan, khususnya kepakarannya di bidang hukum, ”terang Wiwik.

Wiwik mengakui, pengusungan Capres-Cawapres memang wewenang dari partai politik.

Hanya saja, Ia menuntut agar Parpol juga bisa menjaga harkat dan martabat seorang tokoh.

“Hendaknya para pimpinan Parpol pengusung Capres / Cawapres dapat menghormati dan memelihara harkat dan martabat tokoh yang akan dicalonkan,” tutup dia.

Seperti diketahui, Jokowi mengumumkan hal tersebut pada Kamis (9/8/2018), satu hari menjelang penutupan Capres dan Cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Restoran Plataran, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ditemani sembilan petinggi partai pengusul dan pendukungnya, yaitu PDI-P, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, PKB, PPP, Perindo, PKPI, dan PSI, Jokowi mengumumkan bahwa Prof. Dr. KH Ma’ruf Amin-lah yang akan mendampinginya di Pilpres 2019.

Mantan Walikota Surakarta ini juga menyampaikan alasan dirinya memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya. (ED.teropongsenayan/kiki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here